JENIS-JENIS IRAMA JANTUNG YANG BERASAL
DARI
SA NODE
Irama sinus yaitu irama jantung
yang sumber pacemakernya berasal dari SA node atau Impulsnya berasal dari SA
Node, ada beberapa irama yang impulsnya berasal dari SA Node diantaranya :
1. Normal
Sinus Rhytm
2. Sinus
Bradikardi
3. Sinus
Takikardia
4. Sinus
Aritmia
Bahwa ada 3
sumber pusat pacemaker alami yang dimiliki oleh jantung kita yaitu berasal dari
SA node, AV node, Furkinje fiber. Ketiga sumber pacemaker alami jantung
tersebut akan merefleksikan gambaran EKG yang satu sama lain akan berbeda.
1.
Normal
Sinus Rhytm
Ciri Irama Normal Sinus adalah :
•
Irama teratur.
•
Frekwensi jantung (HR) antara 60-100
x/menit.
•
Gel P normal, setiap gel P diikuti gel
QRS dan T.
•
Interval PR normal ( 0,12 – 0,20 detik
).
•
Gel QRS normal ( 0,06 – 0,12 detik ).
•
Semua gelombang sama.
2.
Sinus Bradikardi
Ciri Irama Sinus Bradikardi
•
Irama : Teratur
•
Frekwensi HR : Kurang dari 60 x/menit
•
Gel. P : Normal, setiap gel. P selalu dikuti gel QRS dan T
•
Interval PR : Normal
( 0,12 – 0,20 detik )
•
Gel. QRS : Normal
( 0,06 – 0,12 detik )
•
Catatan : Semua
gel. Sama
Yang membedakan antara sinus bradikardi dengan normal sinus
rhytm adalah Frekfensi jantungnya. Pada sinus bradikardia frekfensi jantungya
kurang dari 60 x/menit, sedangkan ciri yang lainya persis sama dengan normal
sinus rhytm. Seringkali kita menemukan pasien dengan frekfensi jantung yang
kurang dari 60 x/menit dan bahkan kurang dari 50 x/menit tanpa ada keluhan yang
berarti, ini biasanya kita temukan pada jantung olah ragawan atau orang yang
melakukan kegiatan olah raga yang teratur seperti para atlit. Jadi siapapun
orangnya yang melakukan olah raga secara teratur dan benar, akan didapatkan
frekfensi jantung yang kurang dari 60 atau bahkan kurang dari 50 x/menit tanpa
adanya keluhan.
Frekfensi jantung yang kurang dari 60 x/menit juga bisa
disebabkan oleh beberapa penyebab seperti obat-obatan (digoxin, beta blockers,
calcium channel blockers) dan biasanya terjadi setelah pasca serangan jantung
dan stroke.
3.
Sinus Takikardi
Ciri-ciri
Irama Sinus Takikardi
·
Irama : Teratur
·
Frekwensi HR : 100 – 150
x/menit
·
Gel. P : Normal, setiap
gel. P selalu dikuti
gel QRS dan T
·
Interval PR : Normal ( 0,12 – 0,20 detik )
·
Gel. QRS :
Normal ( 0,06 –
0,12 detik )
·
Catatan : semua gel. Sama
Peningkatan
frekfensi jantung pada pasien dengan sinus takikardia biasanya terjadi oleh
adanya respon fisiologi dari tubuh terhadap suatu keadaan yang menggangu
hemostasis tubuh. Dari sekian banyak penyebab frekfensi jantung melebihi 100
x/menit pada kasus sinus takikardia, ada beberapa keadaan seperti :
·
Keadaan
normal respon : sehabis melakukan aktivitas, kesakitan, demam, stress dan
cemas.
·
Hypovolemik
·
Anemia
·
Obat-obatan
·
Gagal
jantung
·
Perdarahan
·
Emboli
pulmonal dan Distress pernapasan
·
Sepsis
·
Perikarditis,
dll
4.
Sinus Aritmia
Ciri-ciri
:
·
Irama : Tidak teratur
·
Frekwensi HR :
Biasanya antara
60 – 100 x/menit
·
Gel. P : Normal, setiap
gel. P selalu dikuti gelombang QRS dan T
·
Interval PR : Normal ( 0,12 –
0,20 detik )
·
Gel. QRS : Normal ( 0,06 –
0,12 detik )
·
Catatan : Semua gel. Sama
·
Catatan
: Normal pada orang muda, akibat pengaruh pola pernafasan, meningkat selama
inspirasi dan menurun pada fase ekspirasi
DAFTAR PUSTAKA
1. Surya Dharma, Sistematika
interprestasi EKG : Pedoman praktis, Jakarta : EGC, 2009.
2. Indonesian Heart Association Jakarta
Branch (PERKI Jaya), Buku Panduan Kursus Elektrokardiografi, Jakarta.
3. Bidang Pendidikan dan Pelatihan,
Pusat Kesehatan Jantung dan Pembuluh darah Nasional Harapan Kita, Buku Ajar
Keperawatan Kardiovaskuler, edisi I, Jakarta: 2001.



